Ketika Sang Istri Sudah Paham Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran

Mengajak istri belajar investasi reksa dana membuat saya kemudian percaya bahwa sistem keuangan akan menjadi lebih stabil di keluarga kami. Selama mengajaknya untuk memahami berbagai jenis investasi reksa dana, beliau pun sesekali bertanya kepada saya:

“Bulan ini akan investasi berapa rupiah reksa dana-nya, Yah?”

Terkadang juga beliau bertanya:

“Kapan mau ditingkatkan level investasinya?”

Seperti itulah kalimat-kalimat yang saya dapatkan dari istri saat pillow talk. Saya sadar sepenuhnya bahwa kebutuhan jangka panjang kami memang semakin banyak. Apalagi tahun ini akan memiliki dua orang anak, investasi akan sangat berguna.

Reksa Dana Saham

Untuk investasi jangka panjang, Manulife punya Reksa Dana Saham yang biasanya dikenal dengan MDS. Bedanya dengan investasi sebelumnya, reksa dana saham ini lebih “menantang” dan sebaiknya memang untuk jangka panjang. Kalau hanya 1 tahun, efeknya akan belum terasa.

Reksa Dana Saham ini pun bisa diawali dengan modal 10K, sama seperti reksa dana yang ada di Manulife yaitu Reksa Dana Pasar Uang dan Pendapatan Tetap.

Jangka waktunya disarankan minimal 7 tahun dan harus siap dengan segala kondisi yang akan dihadapi ketika melakukan investasi ini. High risk high return! Jangan lupakan pedoman ini karena dalam berinvestasi seperti itulah seharusnya.

***

Biasanya kalau bahas saham, saya teringat sama teman yang pernah menawarkan untuk investasi saham sendiri. Namun, terlalu banyak hal yang perlu diperhatikan. Bahkan untuk mencari saham yang aman untuk kita beli pun harus teliti. Berbeda dengan reksa dana saham Manulife, kita tinggal melakukan transfer saja dan manajer investasi yang mengaturnya.

Reksa Dana Campuran

Beruntungnya kenal Manulife, karena sebagai manajer investasi, memberikan kemudahan bagi investor yang keinginannya bermacam-macam.

Seperti halnya istri saya yang sepertinya ingin mencoba Reksa Dana Campuran karena komposisi investasinya bisa diatur sendiri sekaligus melihat bagaimana perkembangannya. Saya pun kemudian ikut mempelajari sebenarnya Reksa Dana Campuran itu seperti apa.

Ternyata, modal awal untuk berinvestasi reksa dana campuran ini adalah 100K. Sedikit lebih tinggi dibandingkan jenis investasi reksa dana lainnya yang sudah saya tuliskan di blog ini.

Dari 100K itu bisa dibuat komposisi sesuai dengan keinginan namun harus ditentukan sejak awal dan tidak boleh diubah-ubah. Apalagi jika melihat ada “keuntungan” dari nilai unit pada saat itu.

Kalau dibandingkan dengan reksa dana saham, jenis investasi reksa dana campuran ini berada di bawah namun di atas dari reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap. Hal ini berkaitan dengan fluktuatif dan jangka waktu investasi yang akan dilakukan.

Jadi, makin banyak pilihan dalam berinvestasi. Istri saya pun kemudian menjadi banyak waktu untuk merenung agar bisa memastikan jenis reksa dana yang akan diambil.

***

Istri saya sampai tadi malam masih ingin mencoba melakukan investasi reksa dana saham tetapi ingin juga reksa dana campuran. Karena masih galau, maka saya minta dia untuk langsung berkonsultasi dengan salah satu CP KlikMAMI yang ada di Surabaya. Kadang juga dengan santainya ber-chitchat dengan si LANI.

Ya, kebutuhan jangka panjang keluarga kami yang membuat istri harus tanggap dalam pengelolaan uang. Apalagi pekerjaan saya bukan PNS, yang pemasukannya tetap setiap bulan, maka nilai investasi harus benar-benar dipertimbangkan

NB:

Kalau mau baca soal jenis reksa dana saham dan campuran ini lebih detail bisa KLIK INI.