adeesign on twitter

Menyiapkan Dana Darurat bersama Istri dengan Investasi Reksa Dana

Menyiapkan Dana Darurat bersama Istri dengan Investasi Reksa Dana – Setelah mengenal tentang investasi reksa dana itu apa dan jenis-jenis reksa dana yang ada di Manulife, maka selanjutnya adalah mengenal Reksa Dana tahap selanjutnya.

Jika di artikel awal saya, Ajak Istri Melek Investasi Reksa Dana, kali ini di pertemuan kedua, seluruh investarian yang hadir diajar soal Reksa Dana Pendapatan Tetap. Ini adalah reksa dana tingkatan atau jenis kedua setelah Reksa Dana Pasar Uang.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Manulife sendiri sudah memberikan informasi di awal bahwa reksa dana adalah bentuk investasi yang fleksibel. Terkait dengan penjelasan Reksa Dana Pasar Uang pada pertemuan sebelumnya bahwa reksa dana memiliki banyak keuntungan karena fleksibel, bisa dimulai dari angka 10ribu, bisa dicairkan kapan saja dan pastinya bisa dilakukan secara online tanpa harus selalu ke kantor.

Nah, Reksa Dana Pendapatan Tetap ini pun hampir sama dengan Reksa Dana Pasar Uang, namun tetap ada perbedaannya yang paling signifikan yaitu bergantung pada fluktuasi inflasi dan resikonya pasti sedikit lebih tinggi.

Namun, keberadaan Reksa Dana Pendapatan Tetap ini menjadi alternative pilihan bagi investarian yang ingin benar-benar terjun dalam bisnis reksa dana. Tak sekadar untuk menjadi simpanan masa depan tetapi juga sebagai bentuk pembelajaran dimana seiring waktu berjalan bisa saja nilai reksa dana menjadi salah satu proses menyimpan dana darurat.

Cara Berinvestasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Tak sulit. Cukup mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan pada pertemuan sebelumnya ketika akan berinvestasi reksa dana pasar uang. Dan yang lebih membuat saya sedikit tertarik adalah pengalihan. Reksa Dana Pendapatan Tetap misalnya bisa dialihkan ke Reksa Dana Pasar Uang. Lagi-lagi dikembalikan pada situasi dan kondisi masing-masing investarian.

Dana Darurat yang Sejatinya Jadi Prioritas

Beruntung bisa mengajak istri ke acara seperti ini. Istri bisa paham untuk tidak seenaknya menghabiskan uang hasil ngeblog dan uang yang saya berikan. Kalau dulu bisa bebas membeli apa saja yang diinginkan, saat ini harus ada prioritas. Terlebih lagi karena kami sudah dikaruniai seorang putri yang sebentar lagi akan masuk sekolah TK.

Tentunya ada banyak pos-pos dana yang harus dipikirkan. Memang saya mengajarkan kepada istri bahwa rezeki itu pasti. Namun yang namanya manusia tetap diharuskan berusaha. Nah, salah satu usahanya adalah tetap berupaya menyiapkan dana darurat.

Saya jadi ingat saat anak kami akan lahir, terasa betul bahwa dana darurat itu sangat dibutuhkan karena sama sekali tidak pernah membayangkan kalau istri akan menjalani operasi SC. Rezeki datang dengan cara yang tak terduga. Namun, ini jadi pelajaran besar buat saya untuk selalu mengedukasi istri agar dana darurat tidak boleh dikesampingkan.

Berapa Dana yang Harus Saya Siapkan Setiap Bulannya?

Di acara kopdar investarian, kami diajarkan bagaimana menghitung alokasi dana agar tepat memilih jenis reksa dana. Berikut simulasinya berdasarkan kebutuhan mendesak kami:

Ada dana sekolah anak kami yang harus segera disiapkan. Untuk kebutuhan mesin cetak dan rumah kami menggunakan reksa dana pendapatan tetap karena kebetulan kontrakan kami pun baru saja di-upgrade masanya. Sembari menjalankan reksa dana, harapan rumah dan mesin cetak bisa terwujud.

Dana darurat sendiri saya alokasikan berdasarkan penghasilan dari percetakan dan juga mobile adsense yang boleh dibilang hasilnya tidak menentu. Daripada habis, maka saya gunakan untuk berinvestasi.

Tak sabar menunggu kopdar investarian selanjutnya…